Universitas Pamulang

Fakultas ILP
Fakultas MIPA
Fakultas Sastra
Fakultas Teknik
Fakultas Ekonomi
Fakultas Hukum
SEMINAR NASIONAL TANTANGAN MANAJENEN PROGRAM KB DI ERA DESENTRALISASI

Bertempat di aula Gedung pertemuan Universitas Pamulang, hari sabtu 23 Mei 2009, diselenggarakan seminar nasional bertemakan : Peluang dan tantangan manajemen Program Keluarga Berencana (KB) di era Desentralisasi, oleh  Bpk. Dr. Sugiri Syarief, M.Pa. Seminar nasional diikuti oleh mahasiswa MM UNPAM yang mencapai 200 mahasiswa.

Seminar nasional ini merupakan acara rutin untuk menambah wawasan mahasiswa Magister Manajemen program pascasarjana Universitas Pamulang dalam menyongsong pers oalan-persoalan manajemen yang  baru dan sedang tumbuh.   Seminar dipandu oleh Bapak RM Sudiro dan dibuka oleh Ketua Yayasan Sasmita Jaya Drs H. Darsono dan  Rektor Universitas Pamulang Drs.HM. Sugeng Hidayat, M.Si.

Manajemen Program KB menjadi penting karena dengan tingkat kesadaran masyarakat yang tinggi dan anggaran yang terbatas, program KB harus merubah strategi dalam mengendalikan jumlah penduduk di Indonesia. Jika tanpa KB, diproyeksikan tahun 2011 akan menjadi 300 juta penduduk. Tantangan yang dihadapi adalah adanya desentrasi  membuat kebijakan nasional tidak serta merta dapat diterima di masing-masing daerah,  anggaran yang terbatas membuat sosialisasi KB harus dapat dicari strategi dengan memanfaatkan elemen masyarakat lain dan anggaran yang efektif, dan image masyarakat harus diubah tidak lagi membatasi kelahiran namun meningkatkan kualitas manusia, dan mensinergikan program KB dengan pandangan agama yang masih bertentangan.

Beberapa Strategi yang telah didiskusikan adalah mengubah image masyarakat bahwa KB bukan membatasi kelahiran atau mematikan embrio sehingga dapat masuk ke pikiran masyarakat umum dan semua agama di Indonesia, kemudian strategi menyisipkan program KB ke dalam program departemen lain yang memiliki program kependudukan dan pelayanan kepada masyarakat seperti departemen agama (sosialisasi perkawinan), kepolisian, departemen dalam negeri, dan sebagainya yang memiliki akses sampai ke daerah-daerah kabupaten. Dan upaya yang menarik adalah sosialisasi melalui tokoh agama bahwa KB bukan untuk mematikan benih manusia, tapi meningkatkan kualitas manusia. Namun demikian peran Negara adalah menfasilitasi material KB untuk semua kalagan yang membutuhkan.

Peran Kerjasama Program KB dengan Perguruan Tinggi dilakukan dengan kerjasama penelitian untuk mendapatkan  system KB yang aman dan tidak membunuh sperma, namun melemahkan sperma sehingga sperma tidak mampu menembus dinding ovarium. Ciovitas academia UNPAM ditunggu untuk terlibat dalam penelitian tersebut. Bravo UNPAM.    (Heri Budi Wibowo, UNPAM)
 

Navigasi website  : Home Informasi Center Seminar SEMINAR NASIONAL TANTANGAN MANAJENEN PROGRAM KB DI ERA DESENTRALISASI